© PPIA-JCU
Showing posts with label cerita study. Show all posts
Showing posts with label cerita study. Show all posts
Wednesday, June 20, 2012
Anita Raharjeng Jadi Duta JCU
JCU membuka kesempatan agar mahasiswa dapat berpartisipasi dalam membuat iklan mengenai kehidupan kampus. Mbak Anita Raharjeng adalah salah satu anggota PPIA JCU yang ikut bergabung. Simak videonya di sini:
Kereeennn...!
© PPIA-JCU
© PPIA-JCU
Labels:
cerita kita,
cerita study
Tuesday, May 29, 2012
Hal Penting yang Akan Diajarkan di IAP JCU
Siapa
bilang IAP di uni sama seperti EAP di Indonesia? Beda loh. Di IAP kita akan diajari pengetahuan khusus untuk bisa
memaksimalkan penggunaan fasilitas kampus dan untuk bisa bertahan hidup di
Australia. Dalam IAP kita akan diajari dan dilatih lebih detail mengenai scientific writing, formal writing, presentasi di depan kelas, cara buat poster ilmiah,
cara mendaftar (enroll) mata kuliah yang kita inginkan dan juga cek nilai akhir
kita secara online, menjelaskan kegunaan LearnJCU dan cara mengaksesnya, dst.
Kita
juga akan mendapat info banyak tamu penting:
- Pihak AUSAID (ALO) menjelaskan lebih detail perihal beasiswa kita, hak dan kewajiban kita di JCU dan di Australia.
- Librarian menjelaskan seluk-beluk perpustakaan JCU, cara peminjaman, cara akses artikel dari berbajai jurnal ternama, cara meminta bantuan pada librarian untuk mencari buku atau artikel (bisa konsultasi online loh!).
- Pihak kepolisian akan datang menjelaskan masalah keamanan berkendara, peraturan berkendara seperti: sepeda, sepeda motor, mobil, masalah denda/tilang, dsb.
- Pihak JCU counselling menjelaskan pelayanan yang mereka sediakan untuk mahasiswa, dan juga mengajari kita hal-hal yang bisa mempermudah kita untuk beradaptasi di Australia
- Pihak OSHC menjelaskan hak dan kewajiban kita, ke mana harus berobat agar mendapat tanggungan OSHC, dsb
- Pihak RTA (Residential Tenancy Agencies) akan menjelaskan tata cara penyewaan rumah atau kamar.
- dan masih banyak tamu lainnya.
Saat lulus dari IAP kamu bakal tahu mendalam tentang kampus dan kota tempat kamu tinggal. Jadi, jangan bolos IAP ya!
© PPIA-JCU
Labels:
About Cairns,
About Townsville,
cerita study
Wednesday, February 27, 2008
Terbalas sudah
Walau di minggu tanggal 17 Februari tak teredengar gedebuk bola voli di smes oleh pemain utusan Bengkulu (Yansen), namun seminggu sesudahnya Yansen membayar kesempatan yang hilang di minggu sebelumnya. Bersama dengan beberapa pemain internasional (International All Stars), dia berhasil melibas klub lokal dengan berbagai variasi smesnya yang dahsyat. "Aku bermain sebenarnya bukan untuk membalas sakit hati tak bisa main akibat hujan di minggu sebelumnya", begitu kilah Yansen. Lantas apa? Tak ada jawaban sampai pada sebuah wawancara eksklusif dengan istrinya. Istri Yansen berhasil menguak rahasia kebringasan suaminya di lapangan bola voli. "Sebenarnya bukan masalah dendam dengan waktu, mas", begitu kata istri Yansen saat memulai percakapan. "Tapi, suamiku membalas dendam dengan diri sendiri". Lho, maksudnya? "Begini mas, saat ini suamiku sempat naik sepuluh kilo sejak kepulangannya ke Indo kemaren, jadi sekarang dia ingin membakar semua lemak yang masih tersisa", beber istri Yansen lebih mendetail.
Begitulah sekelumit cerita dari Yansen yang saat ini melanjutkan studi ke level PhD setelah menyelesaikan Masternya dari James Cook University, lebih setahun yang lalu. Yansen bersama Egy (yang mendalami studi budidaya organisme laut) datang ke Townsville sebulan yang lalu. Saat ini adalah awal semester bagi keduanya. Mereka berdua menyemarakkan lapangan voli Cranbrook Park di setiap minggu. Setelah dientertain dengan permainan apik mereka, Egy melanjutkannya dengan petikan gitar di saat turun minum.
© PPIA-JCU
Labels:
cerita study,
Gathering PPIA
Friday, February 08, 2008
jika sang pencari berita jalan-jalan...
gustaf dan hp baru-nya (note: kacamata juga baru, frame biru, dan ups.. jatuh.. apakah harus membeli lagi yang baru ? )Refectory JCU, kantin favorit mahasiswa (karena murah meriah), masih sepi lantaran liburan belum usai. Tapi bagi riset student yang tidak sempat masak dan prepare bekal lunch, Refectory re-opening selalu dinanti. Lihat saja.. kursi-kursi masih tersusun rapi. Ada yang baru sih.. Refectory kini menyediakan mesin 'swalayan' red-bull dan juice 'Golden Circle' yang hampir tiap release 'rasa' baru langsung dicoba oleh beberapa juicer (penggemar juice).
Siang itu Gustaf tengah menikmati lunch ringan (yang berat kan 'nasi') di Refectory, tangannya sibuk menerima telpon lantaran ia baru saja 'back to campus' setelah sekitar 2 minggu on vacation. Senang hati sang pencari berita blog ppia jcu dan alumni ini bercerita tentang silaturrahmi yang menyenangkan di Indonesia Embassy di Canberra, diterima dengan sambutan menyejukkan hati oleh Pak Raudin Anwar (Minister Councillor Bagian Penerangan The Embassy) dan juga Minister Councillor Bagian Pendidikan dan Kebudayaan. Silaturrahmi ini kemudian berkembang menjadi ajang pembicaraan hangat tentang kegiatan PPIA JCU serta rencana kegiatan mendatang yang disambut supportive oleh Embassy; sambil juga mengingat kembali sekelumit cerita Pak Raudin yang hadir di Festival Indonesia di Townsville 25 Agustus 2007 lalu.
Dian (anggota tim redaksi blog ppia jcu juga) asyik mendengarkan cerita Gustaf meski sekian menit terpaku dan terpana memikirkan arti sebuah kata.. 'bola' yang dalam bahasa Manado berarti 'ban mobil". Mobil yang dikendarai Gustaf saat menuju Canberra sempat pecah ban.. pecah 'bola'.. ternyata saat sang pencari berita jalan-jalan, ia malah 'making the news'.. cerita selengkapnya silakan mengunjungi blog gustaf.
© PPIA-JCU
Labels:
cerita study
Thursday, September 06, 2007
APEC for Women Leadership Network 2007

400 delegasi dari negara asia pacific hadir dalam conferensi APEC for Women Leadership Network yang ke-12 di port douglas berlangsung pada bulan juni 2007 lalu. Dalam pertemuan kali ini topik yang diangkat adalah Women and Economic Leadership dan merupakan bagian dari rangkaian event utama APEC yang sedang di laksanakan di Sydney saat ini.

Sebagai tuan rumah, host dari acara ini adalah ibu mentri pendidikan australia, Julie Bishop yang juga mewakili prime minister for women's issue. Event yang dilaksanakan selama lima hari terbagi atas kegiatan workshop dan meeting untuk membahas mengenai issue perempuan kaitannya dalam dunia bisnis dan peluang ekonomi untuk perempuan di masa depan. Beragam topik hangat mengenai perempuan dalam export dan ekonomi, globall challenges on women in the future, capacity and business mengundang banyak perdebatan. Tidak mau ketinggalan delegasi dari Indonesia pun turut serta dalam konfrensi ini. Perwakilan dari kementrian pemberdayaan perempuan yaitu ibu Sjamsiah Achmad yang menjabat sebagai penasehat mentri serta dua perwakilan lainnya dari kowani yaitu Ibu Mauna dan Ibu Siti turut ambil bagian, selain juga ibu Tjempaka Sari Hartomo dari LIPI dan ibu Rini Yuliastuti dari Kementrian Ristek yang berpastisipasi dalam kegiatan workshopnya.

Event besar ini pun melibatkan beberapa pelajar dari James Cook University dimana dari Indonesia, Maulita Sari Hani (Lita) & Ani Daryani (Ani) mendapat kesempatan untuk menjadi liaison officer. Tidak lebih dari 15 orang pelajar terpilih menjadi perwakilan untuk membantu mensukseskan event dunia ini. Pastinya banyak pengalaman dan cerita. Rasa bangga pun sebagai anak bangsa juga melekat dalam dada. Tak segan dan tak sungkan ucapan hangat dan terima kasih dari Ibu Mentri Julie Bishop secara pribadi terucap dari bibir mungil manisnya.
© PPIA-JCU
Labels:
cerita study
Monday, September 03, 2007
JCU Open Day 2007
Tanggal 2 September 2007, James Cook University melakukan Open Day besar-besaran. Pihak JCU ingin menarik minat sebanyak-banyaknya dari berbagai elemen masyarakat untuk kuliah di universitas ini dengan menawarkan sebuah konsep proyek raksasa untuk pengembangan JCU ke depan yang diberi nama: Discovery Rise. Sebuah paduan apik yang menawarkan tempat studi sekaligus tempat tinggal dan ajang sosialisasi yang unik, nyaman dan modern. Tergambar bagaimana semua elemen di setiap fakultas memberikan yang terbaik bagi pengunjung tanpa memandang level usia. Di sekitar tempat ini juga disediakan fun area untuk anak-anak dengan tujuan memberikan pengenalan sains bagi mereka sejak dini.
Pelajar Indonesia sebagai bagian dari komunitas JCU bersama pelajar dari beberapa negara di dunia ini mendapat tempat utama khusus menyajikan makanan khas Indonesia. Momen ini tidak disia-siakan oleh pengurus PPIA dengan menyajikan berbagai macam makanan khas. Tak ayal, tempe goreng, lumpia, panekuk, dan berbagai macam makanan gorengan serta kue basah lainya turut mewarnai meja jualan PPIA. Sebagian penganan ini disiapkan sejak malam sebelum acara oleh mbak Win, Puji, Lita dan Thessy. Arena ini digawangi Dian dan Icha (Presiden dan Sekretaris PPIA) bersama mbak Umi, salah seorang warga Indonesia yang begitu cekatan dalam menyiapkan segala penganan gorengan. Lita juga turut menjaga stand promosi Indonesia dengan menawarkan brosur dan leaflet tentang Indonesia.
Tak segan-segan dia berjalan mengitari arena dengan membawa kue dan brosur. Alhasil, dengan paduan kerjasama ini, tak jarang berdatangan decak kagum akan kelezatan makanan, ramahnya pelayanan dan promosi Indonesia yang datang dari para pengunjung. Kegiatan ini juga akan jauh dari sukses bila tak ditopang oleh keluarga Pak Muslimin, Lintang, Zen dan para punggawa PPIA serta masyarakat Indonesia di Townsville-Thuringowa. click for more PHOTOS© PPIA-JCU
Labels:
cerita study,
Indonesian Festival,
Kegiatan PPIA
JCU Open Day 2007 and promoting Indonesia
Hanya berjarak seminggu saja dari Indonesia Festival.. Pelajar Indonesia dengan support residen kembali promoting Indonesia lewat "Indonesian foods" di arena akbar tahunan James Cook University JCU Open Day, Minggu 02 Sept 2007 pukul 10.00-14.30, Refectory/Canteen area - Student Mall - kampus JCU Douglas, Angus Smith Drive - Townsville.
Mbak Windarti (alumnus JCU 1991-1993) yang dijemput 2 orang baik PPIAers Farida dan Mas Memed di Townsville Airport alias baru sehari menghirup udara Townsville sigap memasakkan spring roll dan bihun goreng dibantu oleh ketrampilan Jheng Puji dan Jhe-Lita yang juga semangat belanja-belanja perlengkapan dan bahan.. Putu "Brownies" Liza memamerkan keahliannya yang belakangan ketahuan berpikir keras mengeraskan "es krim"nya saat berjualan.. Thesy Legi Mamangkey unjuk ke-ijo-annya dengan menampilkan "pancake" (baca: pan-ekuk) ala Manado.. tak lengkap tanpa aneka masakan tempe-tahu plus adegan demo memasak oleh Mbak Umi Muslim Samelan.. sementara setting up meja dan perlengkapan dikomandani Lintang-Zinul..
Dengan keahlian para penjual: Mbak Umi, Dian, Lita dikomandai Putu "Brownies" Liza yang mantap abiz gaya jualannya (padahal kata Icha ini pengalaman pertamanya) dan.. woiiiu fun..! ludezz abizzz..!! apalagi sejoli "jualan" Mpok-Abang Lita-Lintang jalan keliling menjajakan makanan Indonesia di pojok-pojok keramaian.. what a great idea..!! Mpok Lita yang tourism JCU student juga dengan senyum 'Indonesia'-nya promosi Indonesia lewat brochures dari Indonesia Embassy.. eittt..!! jangan lupa.. Indonesian foods is also part of tourism apalagi Mpok mpok dan Abang yang jaga stand pake pakaian dengan atribut Indonesia.. atributnya simpel aja, scarf, batik, dan kebaya-top..
PPIAers juga menyempatkan keliling2 JCU get around at JCU Open Day.. bahkan Putu Liza sempet "on-air" sebagai utusan International Students.. "Indonesia.. on air..!" di 106.3 FM.
Oya.. Happy Father's Day 'tuk Bapak-bapak.. Pak Muslim, Pak Parjiono dan Pak Gustaf pun tersenyum..
Mbak Windarti (alumnus JCU 1991-1993) yang dijemput 2 orang baik PPIAers Farida dan Mas Memed di Townsville Airport alias baru sehari menghirup udara Townsville sigap memasakkan spring roll dan bihun goreng dibantu oleh ketrampilan Jheng Puji dan Jhe-Lita yang juga semangat belanja-belanja perlengkapan dan bahan.. Putu "Brownies" Liza memamerkan keahliannya yang belakangan ketahuan berpikir keras mengeraskan "es krim"nya saat berjualan.. Thesy Legi Mamangkey unjuk ke-ijo-annya dengan menampilkan "pancake" (baca: pan-ekuk) ala Manado.. tak lengkap tanpa aneka masakan tempe-tahu plus adegan demo memasak oleh Mbak Umi Muslim Samelan.. sementara setting up meja dan perlengkapan dikomandani Lintang-Zinul..
Dengan keahlian para penjual: Mbak Umi, Dian, Lita dikomandai Putu "Brownies" Liza yang mantap abiz gaya jualannya (padahal kata Icha ini pengalaman pertamanya) dan.. woiiiu fun..! ludezz abizzz..!! apalagi sejoli "jualan" Mpok-Abang Lita-Lintang jalan keliling menjajakan makanan Indonesia di pojok-pojok keramaian.. what a great idea..!! Mpok Lita yang tourism JCU student juga dengan senyum 'Indonesia'-nya promosi Indonesia lewat brochures dari Indonesia Embassy.. eittt..!! jangan lupa.. Indonesian foods is also part of tourism apalagi Mpok mpok dan Abang yang jaga stand pake pakaian dengan atribut Indonesia.. atributnya simpel aja, scarf, batik, dan kebaya-top..
PPIAers juga menyempatkan keliling2 JCU get around at JCU Open Day.. bahkan Putu Liza sempet "on-air" sebagai utusan International Students.. "Indonesia.. on air..!" di 106.3 FM.
Oya.. Happy Father's Day 'tuk Bapak-bapak.. Pak Muslim, Pak Parjiono dan Pak Gustaf pun tersenyum..
Labels:
cerita study,
Indonesian Festival
Sunday, March 04, 2007
PPIA dan O'Week JCU Semester 1 - 2007
Orientation Week (O'Week) 19 February 2007 merupakan ajang yang digelar James Cook University untuk memperkenalkan aktivitas kampus kepada mahasiswa baru.. PPIA pun tak ketinggalan berpartisipasi memperkenalkan dan mempromosikan kegiatan PPIA melalui slide show dan mengedarkan kartu info. Slide show cukup menarik perhatian pengunjung karena tampilan warna-warni kegiatan tari tradisional pelajar dan komuniti Indonesia. Beberapa mahasiswa tertarik untuk bergabung kegiatan volley ball di Cranbrook Park yang kerap menjadi ajang bermain beberapa pelajar dari negara yang berbeda seperti India dan PNG. Kegiatan O'Week semester mendatang akan diadakan bulan Agustus/September 2007, materi pun tengah digodok pengurus PPIA 'tuk siap berpartisipasi kembali.
© PPIA-JCU
Labels:
cerita study
Friday, February 16, 2007
Intip IAP
4minggu sudah berlalu. banyak hal baru yang pastinya memenuhi kalbu. mengikuti IAP bukan sekedar ritual course yg harus dijalani, tetapi juga pelajaran hidup yang berharga menjalani hari. bertemu dengan teman2 baru, dengan segala perbedaan budaya, bahasa, bahkan busana serta merta menjadikannya tidak kentara. papua new guinea, nepal, bhutan, indonesia, solomon island, taiwan, tonga, bersama2 kami memasuki babak baru dan juga dunia baru, JCU.
IAP, menurut teman2 saat yang paling di favoritkan adalah morning tea, subject yg paling menyenangkan adl excursion, kegiatan akademis yg sangat bermanfaat sudah tentu academic writing, and materi yg paling membosankan adalah computer class. anyway, everyone happy with the subject. apalagi kita punya instruktur yg baik hati seperti Peter & June, serta Rosemary.
bagaimana pun, ada pertemuan ada perpisahan. ada awal ada akhir. so, sudah waktunya masing2 dari kami fokus ke kuliah yg sesungguhnya. so, closing ceremony pun tengah dilakukan jumat 15.02.07. menyenangkan karena akhirnya selesai juga course yg panjang ini tetapi di sisi lain dalam kalbu ada segetir rasa sedih krn pastinya masa2 ini akan dirindukan, hik sik.
yg pasti, belajar tidak akan pernah ada batas waktu, tempat, dan usia. dimana pun serta kapan pun, semua bisa dijadikan bahan pelajaran hidup :-). bye bye IAP, and welcome course.
© PPIA-JCU
Labels:
cerita study
Subscribe to:
Posts (Atom)




