Showing posts with label Breaking News. Show all posts
Showing posts with label Breaking News. Show all posts

Tuesday, January 20, 2009

Pemilu..inga...inga....

Hangatnya suhu perpolitikan di tanah air berhembus juga sampai ke Townsville. Pak Jon Sumaryono, yang telah menetap di Australia lebih dari 25 tahun menjadi pewarta akan adanya pesta di republik tercinta. Kita di sini pun diminta berperan serta dengan menyumbang...suara.


Dengan gaya khasnya Pak Jon memberikan penjelasan tentang tata cara penusukan..eh salah...pencontrengan. Dan jangan lupa, "untuk mencontreng, harus terdaftar dulu," terang beliau. "Untuk mendaftar, bisa lewat online," lanjutnya lagi. Silakan mengunjugi http://www.pemilusydney2009.com atau berkirim email ke ppln_sydney@googlegroups.com. Pak Jon yang baru saja mendarat dari Cairns siangnya juga antusias berdiskusi dengan para peserta temu wicara. Berdasarkan keterangan Pak Jon yang merupakan ketua Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) untuk NSW, QLD dan WA, ini merupakan sosialisasi awal. Utusan PPLN akan datang lagi ke Townsville pada bulan Mei.

Seperti biasa, pertemuan dilanjutkan dengan makan bersama. Miss Sushi menyediakan Sushi dan Spring Roll sebagai menu utama. Dan tentu saja, foto bareng menjadi penutup acara. Terima kasih kepada semua yang telah hadir di acara.


Foto: Courtessy Gustaf mamangkey


© PPIA-JCU

Monday, October 15, 2007

Istana kecurian!

Malang nian Presiden kita. Ternyata masih ada kekuasaan tertinggi selain pemilu, yaitu Landlord. Landlord bisa dengan sewenangnya menentukan kapan penghuni rumah sewaannya angkat kaki, tak peduli yang bermukim di tempat itu adalah seorang Presiden dan Secretary of the State. Parahnya lagi, landlord juga tak mempedulikan sistem keamanan dalam rumah itu sehingga sang Presiden pun kecurian. Semalam, Istana Wandella disatroni maling! Tas dan seluruh isinya termasuk passport, kartu identitas bank dan uang cash sebanyak 200 dollars digondol maling. Namun Presiden terlihat tabah saat dikunjungi para menterinya. Untung saja, maling itu tak mencuri milik seorang tamu negara yang tidur disamping ruang tidur Presiden.


Istana memang terlihat sangat rentan kecurian. Jendelanya memang tak dilengkapi security screen. Sebetulnya itu saja sudah cukup, tak perlu penjaga istana seperti di Istana Merdeka. Bayangkan, Istana Merdeka yang lengkap penjaganyapun pernah kecurian apalagi istana Wandella yang malang. Sampai saat ini belum dikatahui siapa pelakunya. Pelakunya sepertinya telah mengetahui siapa penghuni Istana Wandella, termasuk tingkah laku Presiden yang tidur dengan lampu menyala. Dicurigai, dia masuk lewat jendela sang presiden menaiki kursi yang memang ada di halaman istana. Kasa nyamuk yang jadi pelindung jendela dengan mudah dirobeknya. Ternyata dia hanya mengambil tas milik sang presiden, membuka pintu kamar dan berusaha memasuki kamar di sebelahnya. Yuki menuturkan bahwa antara sadar dan tidak, dia sempat melihat kelebat bayangan tinggi di depan pintu mengarah ke toilet. Dia menganggap bahwa bayangan itu adalah bayangan sang presiden yang akan ke toilet. Ternyata tidak! Pencuri itupun keluar lewat pintu depan. Untung saja dia tak mengambil laptopku, kalau diambil, wah..., terpancar kesedihan sesaat di mata presiden. Wajah itu langsung berganti senyum syukur. Sang pencuri tak melakukan hal yang lebih buruk dari yang terjadi.

Tak jauh dari istana sebuah rumah juga kecurian. Sepertinya Wandella Street menjadi ajang pesta pencuri semalam. Mereka sepertinya beraksi antara jam 2 dan 4.30 subuh, kata Presiden. Aku mengetahui saat Yuki masuk sekitar jam 1 malam namun aku terbangun pada jam 4.30 oleh alarm yang kupasang, tambah Presiden. Pagi tadi, polisi langsung datang dan mengidentifikasi lokasi kejadian. Tak banyak kata dari sang polisi kecuali: Bilang ke landlord-mu, ganti jendelanya dengan security screen! Simak cerita korban:
http://dian-latifah-diary.blogspot.com/search/label/Breaking%20News


© PPIA-JCU

Friday, September 21, 2007

Rest in peace, poor possum!

reporter: Putu Liza/Icha

Komunitas JCU Townsville geger hari ini karena internet sistem kampus down lepas jam makan siang (untungnya setelah Icha confirmation seminar!). Ternyata, usut punya usut, akar masalahnya adalah seekor possum yang nyasar ke domain panel utama powerboard internet dan terperangkap, tersetrum, dan menemui ajalnya di sana.

Alhasil, petugas IT JCU harus mengeluarkan si possum yang malang dan melakukan total shut-down system sehingga satu kampus geger semua karena tidak bisa kirim email (termasuk Mami supervisor Icha--Prof Helene Marsh....). Setelah bekerja keras sesiangan, sore ini sistem email dan internet JCU berhasil mengudara kembali. Semoga saja tidak lagi terulang peristiwa yang mengenaskan ini... dan semoga sang possum sekarang beristirahat dengan damai. Bagaimanapun, khususnya Icha, harus berterima kasih karena sang possum memutuskan untuk masuk ke dalam panel internet setelah Icha selesai seminar... sehingga teleconference bisa berlangsung dengan Cairns.

Rest in peace, our dear cute possum...

Pic: stucked possum from another place, another time

© PPIA-JCU

Monday, August 13, 2007

Last hour bersama Coremap-DKP

Foto bersama di Townsville International Airport, Friday 10-08-2007
mereka akan ber-Qantas menuju Sydney
(Pak Muslim dan Pak Budi residen turut mengantar)

Dian dan Lita mengapit Ibu Risnawati, eitttt Dian dan Lita mematuhi dress code pertemuan dengan COREMAP
.....in P-I-N-K... tada..

Sampai jumpa di tanah air..
  1. Mr. Jamaluddin Jompa, Phd-Excutive Secretary NCU/PMO COREMAP II (team leader)
  2. Mr. Syahrun - Head of Marine and Fisheries Dept., South Sulawesi Province
  3. Mrs. Afliana Salean - Head of Marine and Fisheries Dept., East Nusa Tenggara Province
  4. Mr. Yusdi N. Lamatenggo - Coremap Project Operational Manager, Raja Ampat District Papua Province
  5. Mrs. Risnawati Mangidi-Coremap Project Operational Manager, Southeast Sulawesi Province
  6. Mr. Markus O. Mansnembra - Coremap Project Operational Manager, Biak District Papua Province
  7. Mr. Abdul Hamid - Head of Sea Partnership Program, RC Southeast Sulawesi
  8. Mr.Yudha Miasto-NCU COREMAP II Staff
  9. Mr. Dedy Eka Syahputra - NCU COREMAP II Staff
  10. Mr. Rudi Alek Wahyudin - Secretariat General, MMAF

    © PPIA-JCU

Saturday, August 11, 2007

Townsville Bulletin-10 foreign officials hurt

Friday August 10, 2007

Townsville Bulletin

HEADLINE--front page
10 FOREIGN OFFICIALS HURT IN CITY BUS CRASH >> page 3 (klik for photos)

Page 3

10 HURT IN BUS SMASH

Figure (above)=CLOSE SHAVE....accident on Nathan St outside Good Shepherd Home with some 10 injured people taken to hospital
Figure (middle)=Ambulance officers helping one of the accident victims
Figure (bottom)=More victims being assisted to an Ambulance

by Leonie Johnson - crime reporter - interviewed JCU's Dr Andrew Baird (middle inzet)

TEN foreign officials were hospitalised after a truck and bus collided on Nathan St yesterday afternoon.
The chartered bus was carrying 13 (corrected : 10-by ppia jcu) Indonesian government officials, who were on their way to tour JCU's marine science facilities.
It appeared the Townsville City Council truck crashed into the side of the bus, crushing the side panels and smashing windows about 1.30 pm.
One of the bus passengers (Mr Marcus-by ppia jcu) was unable to get out of the bus due to their injuries and was helped by ambulance officers.
The female bus driver was one of those taken to hospital, while the truck driver escaped without injury and gave a statement to police.
Traffic gridlock made it hard for emergency services crews to get to the accident scene to treat the large number of casualties.
Five (four: Afliana Salean, Hamid, Yusdi, Marcus -by ppia jcu) people were put on to stretchers to be transported to Townsville Hospital, one (Mr Marcus--she was a miracle)with reported broken bones that were sticking through the skin (not true-by ppia jcu).
JCU senior researcher Dr Andrew Baird said he was waiting for the group to arrive when he heard news of the accident. (the meeting was also attended by the Head of School and the Director of Center of Excellence.. at 5 pm "after all waiting in a deep sympathy" Dr Andrew called Dr Jamal "is there any or at least one 'well survived' delegate who can attend the meeting shortly as we'd like to keep this important meeting running if possible.." luckily the Team Leader Dr Jamal was escaped without any injuries).
He rushed to the accident scene to offer what assistance he could.
"There was a group of 13 Indonesians, including local politicians, members of an institution in Indonesia called COREMAP who do mapping of coral reefs and there were also a number of individuals from the fisheries department", he said.
"They were hoping to come to James Cook University to see Centre of Excellence reef studies, where we were going to give them a presentation on what JCU had to offer in terms of student training and also some of the more recent advances in marine science and what that might mean for managing reefs in Indonesia.
"We were waiting for them in the foyer when we got the call that they had an accident."
(Dian pertama kali menerima call dari Pak Jamal.. it was shocking me.. Dian called Gustaf first as Gustaf yang responsible contact to Dr Andrew, Dian (ready to go behind the steer of a green sedan) saw Zen around the foyer.. when Dian tried to call Zen while Gustaf ran to inform Dr Andrew about this accident.. suddenly one call in from Mr Jamal.. okay ready to go Gustaf .."gue liat Zen tadi tapi gue cuekin ajah.." "cling" Zen ternyata udah nongkrong manis di belakang my seat in the car hahaha...). On the site sambil lari-lari, orang kedua yang harus Dian call adalah yang punya kendaraan, Farida, kata Zen mobilnya lagi dipake.. okay then "MITA" yang bakalan datang plus dengan "Angel" satu paket.. That's it.. Dian trusts ppiaers will pass on this breaking news to others.. so then Lita came and join us)
Queensland Fire and Rescue Service Woodlands station officer Jay Roberts said the accident could have been much worse.
"We received a call of a motor vehicle accident involving a truck and a bus," he said.
"When we initally took the call we weren't initially aware of how many people on the bus or the damage. Upon arrival everybody except for one occupant (Mrs Afliana-by ppia jcu) was out of the bus and being treated by QAS (Queensland Ambulance Service). Traffic had to be stopped to one lane to allow police to investigate the accident. A truck hitting a bus can have a severe impact,but this was a lucky one."

© PPIA-JCU

Friday, August 10, 2007

SEVEN Local TV News & Townsville Bulletin-Khabar baik tamu kita



click the picture to enlarge and you can read the article

Foto paling atas : Truk yang menabrak Bus yang ditumpangi delegasi. Bagian bus yang terhantam tampak berlubang hingga menembus bagian tempat duduk.. Pecahan kaca mobil pun berhamburan ke arah 2 penumpang paling sisi..
Foto tengah : Driver wanita yang sudah cukup lanjut usia dan yang nekat melakukan turning off meski beberapa penumpang telah mengingatkan dengan teriakan "NO" ketika truk dari arah berlawanan melaju dengan jarak cukup dekat.. dan baru saja usai gerimis sehingga jalanan cukup licin.
Foto paling bawah : Koordinator Publikasi Gustaf Mamangkey mendampingi dan menguatkan Ibu Risnawati "everything is okay.. tenang saja Bu.."
Foto tak terlihat (hehe..) : saat prosesi loading para korban ke dalam ambulance : "no no not me.. him.. him.." kilah seorang korban yang tak mau dikenakan neck holder sebagai bagian tindakan First Aid/P3K "saya tidak mau ikut ambulans"--hehe padahal memang aturannya semua harus ikut--ada yang sudah dikenakan neck holder tapi tetap bandel tak mau berbaring, Zainul PPIA JCU yang membantu sbg interpreter dibisiki oleh petugas Ambulance "could you please tell him to lay down otherwise this ambulance will not go" hahaha.. salah seorang korban asyik memotret-motret kejadian (memang sudah panggilan jiwa), entah kenapa tiba-tiba petugas First Aider memasangkan neck holder pula.. akhirnya dia pun terkulai lemas duduk sendirian di bawah pohon palm (yaaa gak bisa motret lagi haha..). Sebelum detik tubrukan ada X, yang dijuluki sms lover, sempat mengirimkan sms jawaban dari Kepala Dinas..dan pada saat menyelesaikan kalimat terakhir keburu kecelakan "brak" dan... "saya kecelakaan" "sent".

Tamu kita, 10 orang Indonesian delegates dari Tim CORE MAP (dipimpin oleh Executive Secretary Dr Jamaluddin Jompa-alumni JCU), datang ke Townsville hari Rabu sore tgl 8 Agustus.. Berita kedatangan mereka menjadi berita gembira di tengah-tengah kami.. Kamis 9 Agustus pukul 01.30 pm beberapa dari anggota PPIA bermaksud menemui mereka di acara meeting mereka dengan pihak Coral Reef Research Center of Excellence James Cook University sesuai appointment.. namun mengejutkan, berita 'lokal' kedatangan mereka menjadi berita 'local' SEVEN TV News 5.30 pm diawali oleh berita-berita radio sebelumnya.. sebuah tour bus yang membawa mereka mengalami kecelakaan di depan Palmetum (a palm garden), membatalkan niat mereka untuk singgah dan makan siang di keindahan palm garden.. Sebuah truk menabrak bus mereka saat memasuki areal Palmetum.. Berbagai rasa tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.. beberapa teman langsung menuju lokasi dan yang lainnya ready di Emergency General Townsville Hospital, Dr. Andrew Baird dari JCU pun bergabung dengan kami on-site berbuat dan membantu apa yang kami bisa.. Kesibukan berlanjut di Emergency Unit.. satu persatu di-cek oleh dokter.. syukurlah hampir semuanya dinyatakan dalam kondisi baik.. waktu berjalan cepat, pengecekan oleh dokter masih berlanjut..

Walau masih dalam keadaan galau, namun beberapa peserta menyatakan siap melanjutkan rencana untuk melakukan pertemuan dengan pihak James Cook University demi kepentingan bangsa yang lebih besar.. Sementara beberapa dari mereka harus menunggu untuk dilakukan perawatan akibat benturan dan terjangan kaca mobil. Meeting pun tetap berlangsung dihadiri pejabat-pejabat penting, academics dan researchers dari School of Marine and Tropical Biology James Cook University serta Coral Reef Research Center of Excellent.. excellent..!! akhirnya semua dinyatakan baik..

Terimakasih.. PPIA JCU, Coral Reef Research Center of Excellent JCU, Emergency Unit General Townsville Hospital, Consulate General of The Republic of Indonesia Sydney atas berbagai bentuk bantuan, support dan sympathy..

atas SEGALA-nya buat temen-temen PPIA..

puji dan syukur atas keselematan dan kesehatan semua anggota Tim CORE MAP Indonesia..
selamat melanjutkan karya terbaik Bapak dan Ibu untuk bangsa dan negara..

Pak Jamal dan rekan-rekan CORE MAP mengucapkan terimakasih yang mendalam untuk teman-teman PPIA JCU.. mereka akan meninggalkan Townsville menuju Sydney lanjut ke Jakarta hari Sabtu pagi besok 11 Agustus..

General Consulate of The Republic of Indonesia Sydney mengucapkan terimakasih tak hingga untuk PPIA JCU..

more photos at: http://ppiajcu.multiply.com/

© PPIA-JCU

Tuesday, March 20, 2007

Karangan bunga 'tuk Almh Allison Sudradjat, penghormatan terakhir


karangan bunga dari PPIA JCU

Duka mendalam ‘tuk kepergian Allison Sudradjat, AusAID’s Minister Counsellor in Indonesia diujudkan pula oleh anggota PPIA JCU dengan mengirimkan karangan bunga sebagai penghormatan terakhir.. sebagaimana dianjurkan pula oleh KBRI Canberra kepada PPIA.. jenazah almarhumah disemayamkan di Abubakar Mosque Canberra 15 Maret 2007 lalu.. Selamat jalan Allison..
Semangatmu ‘tuk persahabatan Australia-Indonesia kian membara di hati kami..

© PPIA-JCU

Monday, May 29, 2006

Bangsa kita berduka lagi

Setelah bencana dahsyat yang melanda Aceh dan Sumatera Utara. Datang lagi bencana yang melanda saudara-saudara kita di Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ribuan orang telah berpulang meninggalkan nama. Dukamu adalah duka kami!

Buat kawan-kawan PPIA-JCU dan masyarakat Indonesia, marilah kita bersama meringankan beban saudara-saudara kita!



Saat ini PPIA JCU membuka no. rekening di Uni Credit Union JCU a.n.
The Indonesian student association
Account no : 23799
BSB no : 804 083


Apabila saudara-saudara telah memberikan sumbangan berupa transfer uang lewat rekening di atas, mohon diinformasikan ke Aryadi (Ketua PPIA JCU), email: aryadi.townsville@gmail.com, telp: +61434370141, Irwan Lovadi (HP. 0431295434) dan Wa Iba – Icha (HP. 0422164041)

Pertanggungjawaban sumbangan ini akan diinformasikan lewat mailing list dan website PPIA JCU ini. Terima kasih.

Kami minta maaf bahwa kami tidak membuka penyaluran sumbangan berupa barang. Terima kasih.


DAFTAR PENYUMBANG BENCANA GEMPA BUMI DI YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA (info selengkapnya klik disini)