Showing posts with label sport. Show all posts
Showing posts with label sport. Show all posts

Wednesday, February 27, 2008

Launching Voli 2008



menu launching: yang ngulek rujak Jheng Puji dan yang ngolah es kelapa muda Neng Dian


Minggu 24 Februari menjadi launching voli ball kami setelah beberapa kali hari Minggu diguyur hujan. Para pemain nya istimewa karena Erdi dan Rasmus turut bergabung. Egy mengungkapkan kegembiraannya untuk permainan pertamanya di Townsville. Wayne, JCU Chaplain, juga tak kalah bahagianya. Yansen melepas kerinduannya bermain voli di lapangan Cranbrook setelah 1 tahun berada di Indonesia dan kini kembali melanjutkan studi PhD nya.

Townsville.. jangan hujan lagi Minggu depan..

© PPIA-JCU

Monday, August 13, 2007

Kompetisi telah bergulir

Divisi olahraga Panitia Tujuh belasana PPIA JCU telah memulai kegiatannya dengan mempertemukan Tim Indonesia A dan Tim India pada sesi awal dalam pertandingan voli antar negara di Cranbrook Park hari minggu, 12 Agustus 2007. Tak hanya itu, gabungan Tim Internasional bertarung melawan Tim Indonesia B pada sesi kedua kegiatan yang dilangsungkan selama dua minggu ini (maksudnya dua kali hari minggu). Pada pertandingan sesi pertama, Tim Indonesia A (INA A) mendapatkan perlawanan habis-habisan dari Tim India yang dikomandani oleh Suneer, yang rencananya akan mengikuti Olimpiade Beijing 2008. Ya, beliau akan ke Beijing atas biaya sendiri sebagai penonton sih... Setelah melewati perjuangan yang begitu alot, akhirnya Tim INA A berhasil memenangkan pertandingan voli yang dibuat dengan sistem "suka sama suka". Sistem ini adalah sistem yang disepakati bersama sebelum pertandingan. Sementara pada pertandingan kedua, TIM INA B dengan tanpa kesulitan mengalahkan Tim Internasional yang dikomandani Suneer (lagi)... Lho koq Suneer terus? Ya memang, dia sendiri mengakui bahwa dia bisa mengikuti pertandingan lanjutan tanpa merasa capek. "Walaupun ada tes doping, aku tak takut", kilahnya.

© PPIA-JCU

Monday, June 25, 2007

“multicultural” volley ball


Amazing..!! Volley ball held by Indonesian Student Association JCU has become a multicultural sport. Students or friends from other nationalities come and join Indonesian students and community every Sunday afternoon at Cranbrook Park on Bergin Road. They are Japanese, European, Australian, Indian, African, some of them from Fiji, Samoa and PNG. It is basically an exercise for everyone to keep fit. We can just play, learn how to play or even compete and become an attracting competition. Thanks to former members of Indonesian Student Association JCU who has established this “multicultural” volley ball since many years a go.. bravo..!!

More photos at: http://ppiajcu.multiply.com

© PPIA-JCU

Thursday, January 25, 2007

Farewell Volley 'tuk keluarga Pak Coco-Eva



Hujan.. ehm jangan bosen ya baca kata “hujan”.. memang Tonspil diliputi hujan.. hari Sabtu 21 January lalu “hujan”-nya ajaib.. tiba-tiba saja hujan yang dimulai sejak dini hari pagi buta mantap banget tiba-tiba terhenyak berhenti.. kebesaran Tuhan.. ‘tuk sebuah acara kumpul-kumpul kecil di Cranbrook Park.. Farewell keluarga Pak Coco-Eva dan perkenalan student baru.. specialnya juga karena akhirnya kita punya “Koordinator Sport yang baru” nama cool-nya “Bang Zen” nama ‘hot’-nya “Bang Inul” (ups..:).. tentu saja acara makan-makan dan Olahraga.. Wayne-Chaplain JCU- pun turut hadir ‘tuk sekalian farewell dg Keluarga Ghita-Hasbi dan Icha-Syahrir.. setelah acara selesai e-eee hujan lagi.. tapi kami semua sudah di rumah..

‘Met jalan “Mbah” Coco.. “Mbah” tak lepas dari makna “guru” atau “sesepuh” yang biasanya sosok yang dicintai banyak orang.. kami akan kehilangan.. terimakasih untuk banyak makna bagi kami.. balasan kami sepanjang bersama di Tonspil mungkin malah “merepotkan” “keusilan” atau “kenakalan”.. mohon maaf lahir batin.. sukses selalu di tanah air ‘tuk seluruh keluarga..



© PPIA-JCU

Monday, December 25, 2006

Lintang-'met join our Indonesian students-community gathering



Nama saya Lintang.. datang ke Townsville untuk menimba pengalaman bekerja...
Nama yang menuai banyak sambutan hangat dari yang hadir di lapangan Cranbrook yang lagi pas acara Farewell Yansen-Hasan.. Di antara komentar "aduuuh.. wajahnya kok "hybrid" dari 3 orang student lama yang saya kenal dekat yaaa.." Beginilah kalo kekeluargaan kita sudah begitu dekat.. ada warga baru langsung mengingatkan pada warga-warga lama yang sudah pulang ke tanah air...
'met join our Indonesian students-community gathering, Lintang!


© PPIA-JCU

Farewell Yansen-Hasan dan keluarga




Minggu, 24 Desember 2006

Hari ini rekan-rekan Indonesian students and community melepas 2 keluarga sekaligus, Keluarga Hasan dan Yansen, mengingat keduanya akan kembali ke Indonesia tgl 31 Desember mendatang…
Gathering dan kegiatan volley ball tak bisa lepas dari keduanya, untuk itu Lapangan Cranbrook pun dipilih jadi tempat farewell bagi keduanya..

Kesan dan pesan terucapkan.. hingga bak ber-pantun..
“kalo ada sumur di ladang boleh kita menumpang mandi, kalo ada umur ku panjang boleh lah kita berjumpa lagi..”

Volley ball tetap berlangsung.. Makan apalagi..




© PPIA-JCU

Wednesday, December 20, 2006

Gebrakan!

Motto mens sana in corpore sano (bener nih spellingnya?) kayak menjadi bagian hidup Presiden PPIA kita yang baru. Gebrakannya langsung ke Lapangan voli, inilah ceritanya:

. . . .
Minggu, 17 Desember.. ruuaameee… spouses-nya mba-mba resident ikutan.. ditambah Suneer beserta acha-achanya hehe..

Terimakasih buat para pendahulu.. para sie-OR nya.. Saini dan Yansen..

Terimakasih buat semuanya yang meramaikan..

Sampai ketemu minggu depan tanggal 24 Desember 2006.. mengakomodasi keinginan-keinginan hati..
Ada yang lebih seru lagi..

Tunggu info-info berikutnya..

Salam,

Dian


© PPIA-JCU

Sunday, April 16, 2006

get together

Hari ini Minggu 16 April 2006 student dan warga Indonesia bertemu. Bertemu dalam rangka kangen plus mumpung liburan Easter yang panjang. Saat bertemu, makan-makanpun turut serta. Karena bervariasinya ragam budaya warga sehingga beragam pula makanan yang disajikan. Anehnya lidah ini tak pernah menolak untuk mencicipi bahkan menghabisinya.

Di sana, di Cranbrook Park tim Indonesia kalah lagi, setelah sekian lama menderita kekalahan atas ketangguhan tim gabungan manca negara di arena pertandingan voli. Akhirnya untuk merasakan kemenangan maka tim pun dibaur sehingga pertandingan menjadi pertarungan antara Tim internasional A dan B. Alhasil, kemenanganpun diraih. Sementara di meja pimpong terjadi pertarungan di dalam tubuh tim Indonesia. Wajar saja karena negara lain tak mengutus pemainnya, atau takutkah mereka? Tak heran saat final, selalu saja “all Indonesian final”.

Di tempat lain mereka yang belum kebagian main menggunakan waktu sepuas-puasnya menyantap makanan. “Kan makan adalah bagian dari agenda kumpul-kumpul?” Kata seorang student yang tak mau disebutkan namanya... (kayak diinterview polisi saja ya?). Yang namanya kumpul-kumpul, pastilah ada celotehan dari mereka yang pingin ngobrol saja dan teriakan anak-anak di arena permainan. Sementara di bagian lain irama gitarpun berkumandang yang mengiringi nyanyi bersama, namun kadang-kadang hanya suara gitar saja yang terdengar... maklum para penyanyi sudah memasuki lapangan voli, meninggalkan pemain gitar sendirian.

Foto get together lainnya

Monday, March 27, 2006

pimpong


Seksi olahraga memang seksi. Selain bola voli, setiap sabtu sore juga diadakan kegiatan pertandingan pimpong. Tidak ada yang diperebutkan kecuali melampiaskan segala keruwetan selama 5 hari berpikir dan belajar di Universitas pada bola kecil yang rela dipukul ;-). Kegiatan ini juga bukan hanya dimainkan oleh orang Indonesia (students dan residents) namun juga oleh beberapa utusan negara asing, sama halnya dengan kegiatan bola voli. Kesamaan lainnya dengan voli adalah pertandingan pimpong ini menggunakan sistem perasaan, bila sudah merasa gelap maka pertandingan otomatis berhenti. Namun, dari segi penerangan stadion/tempat pertandingan, kegiatan ber-pimpong ria disupport sepenuhnya oleh pemilik sasana olahraga dengan menyiapkan penerangan pada pertandingan malam hari, dan berhenti sampai betul-betul merasa "lebih" gelap...

Seperti kegiatan voli, di pimpong juga para ibu saling bercengkerama membicarakan tentang banyak hal, mulai dari kue sampai ke garage sale. Semuanya dilakukan dengan fun... yang penting stress seminggu bisa diredam sejenak karena stress minggu berikutnya akan datang lagi, dst... dst.... Ajang kegiatan ini juga tak disia-siakan oleh teman-teman bangsa lain untuk belajar bahasa Indonesia. Dengan senang hati juga students Indonesia melayaninya, tanpa dipungut biaya lho....

foto selengkapnya... ada di fotki

Thursday, March 16, 2006

maen poli

Sebulan setelah Tahun Baru 2006. Kegiatan olahraga yang diprakarsai PPIA hidup lagi.. ci huuy... Kegiatan rutin yang dilakukan adalah pertandingan bola voli. Cranbrook Park adalah tempat base-trainingnya (kayak Dairy Farmers Stadium milik The Cowboys, gitu). Setiap minggu selalu saja ada tim yang berbeda turun bertanding, dengan kombinasi negara yang berbeda pula. Tim Indonesia tetap solid mengirimkan pemainnya di setiap tim yang dibentuk, apakah itu kombinasi India-Arab-Indonesia, Nepali-Filipin0-Indonesia, Ausie-other westerners-Indonesia, dll. Bahkan kombinasi ini sampai melebihi kuota pemain voli (6 orang). Pertandingannyapun memakai sistem perasaan, maksudnya nanti berakhir bila sudah "merasa" gelap stadion-nya. Maklum Cranbrook Park tidak dilengkapi penerangan untuk pertandingan malam hari. Yang penting, fun... kata striker pentolan tim gado-gado Indonesia mas Saini (Rusaini). Kegiatan ini dilakukan setiap minggu lho, tiada hari tanpa voli...kecuali hujaaaann....

foto poli laennya bisa dilihat di PPIA-JCU Yahoogroup dan Fotki