Showing posts with label tamu kita. Show all posts
Showing posts with label tamu kita. Show all posts
Saturday, October 01, 2011
Kunjungan Delegasi Kabupaten Raja Ampat Papua ke Townsville dan Cairns
Rombongan kontingen Raja Ampat dalam kunjungannya ke Queensland, melakukan dua hari visitasi di beberapa organisasi dan municipality di Townsville (hari pertama) dan Cairns (hari kedua).
Pada hari pertama, didahului dengan kunjungan ke Reef HQ, yang merupakan aquarium karang terbesar di dunia.
Labels:
Kegiatan PPIA,
tamu kita
Friday, April 11, 2008
Meeting kecil di Rococo JCU: Promo JCU
The meeting was on Wednesday 9 March 2008. We're invited by Lisa Cowan (Associate Director International Meeting JCU: International and Development) and Alex Salvador (AusAID Liaison Officer who will represent JCU to undertake a Road Show in 5 big cities in Indonesia: Jakarta-Bandung-Yogyakarta-Semarang-Denpasar) to talk about promoting JCU in Indonesia.
Here is some of Lisa's impression:
Here is some of Lisa's impression:
http://jcuvicechancellor.blogspot.com/2008/01/beginning.html
| Wed, 09 Apr 2008 21:18:14 +1000 | 1 of 1 | |
This is great. It was really nice to meet all of you today to discuss your personal experiences at JCU and how you feel we can attract more Indonesian students to study in Townsville and Cairns. I look forward to working with you in future and please let myself or Alex know if there is anything we can do in future to help support you. Best regards, Lisa© PPIA-JCU
Labels:
cerita kita,
Kegiatan PPIA,
tamu kita
Friday, March 07, 2008
Kunjungan para pejabat Raja Ampat Papua di Townsville
Peserta Training Pengelolaan Pesisir Terpadu di Great Barrier Reef Townsville - Queensland -Australia 2-9 Maret 2008:
- Drs. Marcus Wanma, MSi (Bupati Raja Ampat)
- Ir. Abdul Rahman Wairoi (Ketua Bappeda Kab Raja Ampat)
- Drs. Yance Mambrasar (Ass. I Setda Kab Raja Ampat)
- Ir. J. Becky Rahawarin, MM (Kadis Perikanan dan Kelautan)
- Salomina Sokoy, S.Kes (Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan)
- Baba, SE (Kabag Keuangan Setda Kab Raja Ampat)
- Willem Mambrasar, S. Sos (Kabag Trantib Setda Kab Raja Ampat)
- Luther M. Binter (Kabag TU Dinas Pariwisata)
- Ir. Wahab Sangadji (Kabid Monev Bappeda)
- Yusdi N. Lamatenggo, SPi, MSi (Kabid Ustanel Diskanlut)
Pelatihan ini disponsori oleh Australian Marine Science and Technology Ltd (AMSAT). Hari ini kami melepas rombongan meninggalkan Townsville. Meski jumpa singkat saja dengan Pak Bupati dan Ibu, senyum nya penuh semangat dan harapan untuk visi Kabupaten Raja Ampat "Terwujudnya Kabupaten Raja Ampat sebagai Kabupaten Bahari yang didukung oleh Potensi Sumberdaya Perikanan, Kelautan dan Pariwisata menuju masyarakat yang madani dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia, maka sektor unggulan yang menjadi roda penggerak perekonomian daerah adalah sektor Perikanan dan Kelautan serta sektor Pariwisata."
Untuk refresh, Lita pernah melakukan penelitian di Raja Ampat untuk Master study nya "Critical Assessment of ecotourism development in Raja Ampat" selama sebulan, dan ia baru saja kembali akhir Februari lalu.
more photos
Untuk refresh, Lita pernah melakukan penelitian di Raja Ampat untuk Master study nya "Critical Assessment of ecotourism development in Raja Ampat" selama sebulan, dan ia baru saja kembali akhir Februari lalu.
more photos
Labels:
tamu kita
Friday, February 29, 2008
Menguak Pandora Pengetahuan Coral di Museum Tropical Queensland dan Sekelumit Cerita di Townsville
Oleh: M. Erdi Lazuardi *
Erdi in Wayag Raja Ampat-Papua Indonesia (photo courtesy: AGD Hutabarat)
Dua tahun lalu, pada bulan Februari dan Mei 2006, Conservation International (CI) – Indonesia, bekerja sama dengan Departemen Kehutanan dan Departemen kelautan dan Perikanan serta LIPI, melakukan survey kelautan di Teluk Cendrawasih dan Fak-fak – Kaimana yang dalam istilah para ahli kelautan termasuk ke dalam kawasan Bentang Laut Kepala Burung Papua (Bird’s Head Seascape). Kawasan ini juga biasa disebut sebagai jantung segitiga karang dunia (the heart of the world’s coral traingle), dimana 75 % species karang keras*) yang ada di dunia terdapat di kawasan ini. Segitiga karang dunia merupakan kawasan yang terbentang antara Indonesia, Malaysia, Philippina, Australia dan Papua Nugini serta pulau-pulau di barat Pasifik. Survey ini meliputi pendataan jenis-jenis karang keras, jenis-jenis ikan karang dan sosial ekonomi masyarakat.
Karang keras merupakan endapan deposit masif zat kapur yang dihasilkan dari hewan karang dari filum Cnidaria, klas Anthozoa dan ordo Scleractinia yang hidup di lautan tropis dalam koloni maupun soliter dan merupakan komponen utama dalam ekosistem terumbu karang.
© PPIA-JCU
Wednesday, February 27, 2008
M. Erdi Lazuardi

Tamu kita kali ini, M. Erdi Lazuardi, Conservation Science and Monitoring Coordinator dari Conservation International Indonesia. Erdi berada di Townsville selama 3 minggu dan hari ini dia kembali ke Indonesia. Ia datang untuk training dan bekerja di Museum of Tropical North Queensland, Townsville. Erdi pulang hari ini dan menyempatkan diri mampir ke Wandella.. mohon doa agar bisa kembali bulan November nanti serta kelak bisa melanjutkan studi di James Cook University.. aamiin.
Ia juga datang memecah kesunyian.. baik kesunyian 'dapur Wandella' (karena ia datang dan ada masakan dari dapur Wandella), Wandella's living room (ia datang dan gitar pun dimainkan) serta Wandella's lawn (ia datang mower pun berlari) serta.. voli pun kembali riuh di lapangan Cranbrook. Nikmati foto selengkapnya.
© PPIA-JCU
Labels:
tamu kita
Subscribe to:
Posts (Atom)



