Friday, August 17, 2007

Merdeka! Sembah sujudku bagi Ibu Pertiwi

Merdeka Bung! Kangen rasanya meneriakkan kata-kata itu. Sayangnya di Townsville ga ada upacara... tapi mungkin bagus juga, supaya tidak terlalu seremonial. Yang jelas rasanya elok pula Indonesia Raya dinyanyikan nanti pada saat latihan tari Saman... sekaligus pula Gebyar-Gebyar-nya Gombloh dan pekik Merdeka...

Sementara itu, ijinkan saya menorehkan beberapa kata mutiara yang diambil dari lontar kuno serta dari Bapak-Bapak pendiri Bangsa kita (yang punya Ibu-Ibu pendiri Bangsa berdiri bersama mereka... hehehe...).


Tentang persatuan dalam keberagaman

Bhinneka Tunggal Ika ~
(berbeda-beda tetapi satu jua adanya)

lontar Sutasoma, oleh Mpu Tantular


Indonesia Muda

Indonesia Muda
Harus mengingatkan,
Bahwa Indonesia yang siang malam
Melahirkan yang baru
Akan dapat sejajar dengan
Negeri-negeri terkemuka di dunia
Bukan Indonesia musium barang kuno

Achdiat K. Mihardja

Kebangsaan Indonesia

Kebangsaan Indonesia
Sudah ada semenjak dahulu kala
Sekarang dirasai
Dan
Diwujudkan

Sanusi Pane


Semangat Indonesia

Apakah semangat Indonesia itu?
Semangat Indonesia ialah kemauan
Yang timbul pada abad kedua puluh ini
Di kalangan rakyat yang berjuta-juta ini untuk bersatu
Dan dengan jalan demikian hendak berusaha
Bersama-sama menduduki tempat yang layak
Di sisi bangsa-bangsa lain

Sutan Takdir Alisyahbana


Hubungan Internasional

Kita bukan saja harus mendirikan negara Indonesia Merdeka,
tetapi kita harus menuju pula kepada kekeluargaan bangsa-bangsa...
Internasionalisme tidak dapat hidup subur,
kalau tidak berakar di dalam buminya nasionalisme.
Nasionalisme tidak dapat hidup subur,
kalau tidak hidup di dalam taman sarinya internasionalisme.

Bung Karno


Dan perbolehkan saya mengutip kata mutiara Mahatma Gandhi, Bapak negara sahabat India yang tanggal 15 Agustus lalu memperingati kemerdekaan mereka:

‘My nationalism is humanity’

Gandhi

Wassalam, salam sejahtera, damai selalu,

Icha



© PPIA-JCU

Thursday, August 16, 2007

Lita dancing on the Indigenous Day, August 8, 2007

Sorry bo, telat buat laporan.... seribu maaf buat sang penari Lita yang baru dipasang fotonya, padahal sudah beraksi pada Indigenous Day di JCU campus, 8 Agustus 2007 yang lalu. Dengan kostum tari Yapong, Lita mendapatkan giliran pertama untuk beraksi. Sang penari menarikan tari Ngarojeng dengan hotnya... dan kerennya sehingga mengundang tepuk tangan penonton (yang ga tau kalo kostum ma tarinya ga nyambung, hehehe). Lha wong penari, pasti bisa menguasai panggung. All in all, pertunjukan pertama hari itu dapat sambutan yang cukup meriah, apalagi karena cheerleaders-nya (Dian, Icha, Puji, Ani...siapa lagi ya... Zen!) juga cukup ribut memberikan dukungan.

And jangan lupa menunggu berita berikutnya untuk tampilan Yapong di Cultural Festival hari Sabtu, 18 Agustus 2007, jam 10:30 am. Sayang ga disiarin RCTI sih...

© PPIA-JCU

Monday, August 13, 2007

Kompetisi telah bergulir

Divisi olahraga Panitia Tujuh belasana PPIA JCU telah memulai kegiatannya dengan mempertemukan Tim Indonesia A dan Tim India pada sesi awal dalam pertandingan voli antar negara di Cranbrook Park hari minggu, 12 Agustus 2007. Tak hanya itu, gabungan Tim Internasional bertarung melawan Tim Indonesia B pada sesi kedua kegiatan yang dilangsungkan selama dua minggu ini (maksudnya dua kali hari minggu). Pada pertandingan sesi pertama, Tim Indonesia A (INA A) mendapatkan perlawanan habis-habisan dari Tim India yang dikomandani oleh Suneer, yang rencananya akan mengikuti Olimpiade Beijing 2008. Ya, beliau akan ke Beijing atas biaya sendiri sebagai penonton sih... Setelah melewati perjuangan yang begitu alot, akhirnya Tim INA A berhasil memenangkan pertandingan voli yang dibuat dengan sistem "suka sama suka". Sistem ini adalah sistem yang disepakati bersama sebelum pertandingan. Sementara pada pertandingan kedua, TIM INA B dengan tanpa kesulitan mengalahkan Tim Internasional yang dikomandani Suneer (lagi)... Lho koq Suneer terus? Ya memang, dia sendiri mengakui bahwa dia bisa mengikuti pertandingan lanjutan tanpa merasa capek. "Walaupun ada tes doping, aku tak takut", kilahnya.

© PPIA-JCU

Last hour bersama Coremap-DKP

Foto bersama di Townsville International Airport, Friday 10-08-2007
mereka akan ber-Qantas menuju Sydney
(Pak Muslim dan Pak Budi residen turut mengantar)

Dian dan Lita mengapit Ibu Risnawati, eitttt Dian dan Lita mematuhi dress code pertemuan dengan COREMAP
.....in P-I-N-K... tada..

Sampai jumpa di tanah air..
  1. Mr. Jamaluddin Jompa, Phd-Excutive Secretary NCU/PMO COREMAP II (team leader)
  2. Mr. Syahrun - Head of Marine and Fisheries Dept., South Sulawesi Province
  3. Mrs. Afliana Salean - Head of Marine and Fisheries Dept., East Nusa Tenggara Province
  4. Mr. Yusdi N. Lamatenggo - Coremap Project Operational Manager, Raja Ampat District Papua Province
  5. Mrs. Risnawati Mangidi-Coremap Project Operational Manager, Southeast Sulawesi Province
  6. Mr. Markus O. Mansnembra - Coremap Project Operational Manager, Biak District Papua Province
  7. Mr. Abdul Hamid - Head of Sea Partnership Program, RC Southeast Sulawesi
  8. Mr.Yudha Miasto-NCU COREMAP II Staff
  9. Mr. Dedy Eka Syahputra - NCU COREMAP II Staff
  10. Mr. Rudi Alek Wahyudin - Secretariat General, MMAF

    © PPIA-JCU

Saturday, August 11, 2007

Townsville Bulletin-10 foreign officials hurt

Friday August 10, 2007

Townsville Bulletin

HEADLINE--front page
10 FOREIGN OFFICIALS HURT IN CITY BUS CRASH >> page 3 (klik for photos)

Page 3

10 HURT IN BUS SMASH

Figure (above)=CLOSE SHAVE....accident on Nathan St outside Good Shepherd Home with some 10 injured people taken to hospital
Figure (middle)=Ambulance officers helping one of the accident victims
Figure (bottom)=More victims being assisted to an Ambulance

by Leonie Johnson - crime reporter - interviewed JCU's Dr Andrew Baird (middle inzet)

TEN foreign officials were hospitalised after a truck and bus collided on Nathan St yesterday afternoon.
The chartered bus was carrying 13 (corrected : 10-by ppia jcu) Indonesian government officials, who were on their way to tour JCU's marine science facilities.
It appeared the Townsville City Council truck crashed into the side of the bus, crushing the side panels and smashing windows about 1.30 pm.
One of the bus passengers (Mr Marcus-by ppia jcu) was unable to get out of the bus due to their injuries and was helped by ambulance officers.
The female bus driver was one of those taken to hospital, while the truck driver escaped without injury and gave a statement to police.
Traffic gridlock made it hard for emergency services crews to get to the accident scene to treat the large number of casualties.
Five (four: Afliana Salean, Hamid, Yusdi, Marcus -by ppia jcu) people were put on to stretchers to be transported to Townsville Hospital, one (Mr Marcus--she was a miracle)with reported broken bones that were sticking through the skin (not true-by ppia jcu).
JCU senior researcher Dr Andrew Baird said he was waiting for the group to arrive when he heard news of the accident. (the meeting was also attended by the Head of School and the Director of Center of Excellence.. at 5 pm "after all waiting in a deep sympathy" Dr Andrew called Dr Jamal "is there any or at least one 'well survived' delegate who can attend the meeting shortly as we'd like to keep this important meeting running if possible.." luckily the Team Leader Dr Jamal was escaped without any injuries).
He rushed to the accident scene to offer what assistance he could.
"There was a group of 13 Indonesians, including local politicians, members of an institution in Indonesia called COREMAP who do mapping of coral reefs and there were also a number of individuals from the fisheries department", he said.
"They were hoping to come to James Cook University to see Centre of Excellence reef studies, where we were going to give them a presentation on what JCU had to offer in terms of student training and also some of the more recent advances in marine science and what that might mean for managing reefs in Indonesia.
"We were waiting for them in the foyer when we got the call that they had an accident."
(Dian pertama kali menerima call dari Pak Jamal.. it was shocking me.. Dian called Gustaf first as Gustaf yang responsible contact to Dr Andrew, Dian (ready to go behind the steer of a green sedan) saw Zen around the foyer.. when Dian tried to call Zen while Gustaf ran to inform Dr Andrew about this accident.. suddenly one call in from Mr Jamal.. okay ready to go Gustaf .."gue liat Zen tadi tapi gue cuekin ajah.." "cling" Zen ternyata udah nongkrong manis di belakang my seat in the car hahaha...). On the site sambil lari-lari, orang kedua yang harus Dian call adalah yang punya kendaraan, Farida, kata Zen mobilnya lagi dipake.. okay then "MITA" yang bakalan datang plus dengan "Angel" satu paket.. That's it.. Dian trusts ppiaers will pass on this breaking news to others.. so then Lita came and join us)
Queensland Fire and Rescue Service Woodlands station officer Jay Roberts said the accident could have been much worse.
"We received a call of a motor vehicle accident involving a truck and a bus," he said.
"When we initally took the call we weren't initially aware of how many people on the bus or the damage. Upon arrival everybody except for one occupant (Mrs Afliana-by ppia jcu) was out of the bus and being treated by QAS (Queensland Ambulance Service). Traffic had to be stopped to one lane to allow police to investigate the accident. A truck hitting a bus can have a severe impact,but this was a lucky one."

© PPIA-JCU

Friday, August 10, 2007

SEVEN Local TV News & Townsville Bulletin-Khabar baik tamu kita



click the picture to enlarge and you can read the article

Foto paling atas : Truk yang menabrak Bus yang ditumpangi delegasi. Bagian bus yang terhantam tampak berlubang hingga menembus bagian tempat duduk.. Pecahan kaca mobil pun berhamburan ke arah 2 penumpang paling sisi..
Foto tengah : Driver wanita yang sudah cukup lanjut usia dan yang nekat melakukan turning off meski beberapa penumpang telah mengingatkan dengan teriakan "NO" ketika truk dari arah berlawanan melaju dengan jarak cukup dekat.. dan baru saja usai gerimis sehingga jalanan cukup licin.
Foto paling bawah : Koordinator Publikasi Gustaf Mamangkey mendampingi dan menguatkan Ibu Risnawati "everything is okay.. tenang saja Bu.."
Foto tak terlihat (hehe..) : saat prosesi loading para korban ke dalam ambulance : "no no not me.. him.. him.." kilah seorang korban yang tak mau dikenakan neck holder sebagai bagian tindakan First Aid/P3K "saya tidak mau ikut ambulans"--hehe padahal memang aturannya semua harus ikut--ada yang sudah dikenakan neck holder tapi tetap bandel tak mau berbaring, Zainul PPIA JCU yang membantu sbg interpreter dibisiki oleh petugas Ambulance "could you please tell him to lay down otherwise this ambulance will not go" hahaha.. salah seorang korban asyik memotret-motret kejadian (memang sudah panggilan jiwa), entah kenapa tiba-tiba petugas First Aider memasangkan neck holder pula.. akhirnya dia pun terkulai lemas duduk sendirian di bawah pohon palm (yaaa gak bisa motret lagi haha..). Sebelum detik tubrukan ada X, yang dijuluki sms lover, sempat mengirimkan sms jawaban dari Kepala Dinas..dan pada saat menyelesaikan kalimat terakhir keburu kecelakan "brak" dan... "saya kecelakaan" "sent".

Tamu kita, 10 orang Indonesian delegates dari Tim CORE MAP (dipimpin oleh Executive Secretary Dr Jamaluddin Jompa-alumni JCU), datang ke Townsville hari Rabu sore tgl 8 Agustus.. Berita kedatangan mereka menjadi berita gembira di tengah-tengah kami.. Kamis 9 Agustus pukul 01.30 pm beberapa dari anggota PPIA bermaksud menemui mereka di acara meeting mereka dengan pihak Coral Reef Research Center of Excellence James Cook University sesuai appointment.. namun mengejutkan, berita 'lokal' kedatangan mereka menjadi berita 'local' SEVEN TV News 5.30 pm diawali oleh berita-berita radio sebelumnya.. sebuah tour bus yang membawa mereka mengalami kecelakaan di depan Palmetum (a palm garden), membatalkan niat mereka untuk singgah dan makan siang di keindahan palm garden.. Sebuah truk menabrak bus mereka saat memasuki areal Palmetum.. Berbagai rasa tak bisa dilukiskan dengan kata-kata.. beberapa teman langsung menuju lokasi dan yang lainnya ready di Emergency General Townsville Hospital, Dr. Andrew Baird dari JCU pun bergabung dengan kami on-site berbuat dan membantu apa yang kami bisa.. Kesibukan berlanjut di Emergency Unit.. satu persatu di-cek oleh dokter.. syukurlah hampir semuanya dinyatakan dalam kondisi baik.. waktu berjalan cepat, pengecekan oleh dokter masih berlanjut..

Walau masih dalam keadaan galau, namun beberapa peserta menyatakan siap melanjutkan rencana untuk melakukan pertemuan dengan pihak James Cook University demi kepentingan bangsa yang lebih besar.. Sementara beberapa dari mereka harus menunggu untuk dilakukan perawatan akibat benturan dan terjangan kaca mobil. Meeting pun tetap berlangsung dihadiri pejabat-pejabat penting, academics dan researchers dari School of Marine and Tropical Biology James Cook University serta Coral Reef Research Center of Excellent.. excellent..!! akhirnya semua dinyatakan baik..

Terimakasih.. PPIA JCU, Coral Reef Research Center of Excellent JCU, Emergency Unit General Townsville Hospital, Consulate General of The Republic of Indonesia Sydney atas berbagai bentuk bantuan, support dan sympathy..

atas SEGALA-nya buat temen-temen PPIA..

puji dan syukur atas keselematan dan kesehatan semua anggota Tim CORE MAP Indonesia..
selamat melanjutkan karya terbaik Bapak dan Ibu untuk bangsa dan negara..

Pak Jamal dan rekan-rekan CORE MAP mengucapkan terimakasih yang mendalam untuk teman-teman PPIA JCU.. mereka akan meninggalkan Townsville menuju Sydney lanjut ke Jakarta hari Sabtu pagi besok 11 Agustus..

General Consulate of The Republic of Indonesia Sydney mengucapkan terimakasih tak hingga untuk PPIA JCU..

more photos at: http://ppiajcu.multiply.com/

© PPIA-JCU