Wednesday, August 13, 2008

Selamat datang Firdaus dan Reni



Bulan ini keluarga besar PPIA JCU bertambah lagi pasukannya. Agung Firdaus (Ayo yang mana orangnya...?) datang dari Departemen Kelautan dan Perikanan akan studi PhD. Firdaus akan melakukan penelitian dengan topik "Coastal disaster management". Setelah melewati rintangan birokrasi di kantor, yang hampir membuat gagal keberangkatan, akhirnya beliau mendarat di Townsville. Sama seperti Gustaf, Firdaus menyelesaikan Master-nya di Aarhus Uni, Denmark. Mereka ini sudah termasuk global nomaden yang mengumpulkan carikan kertas kebijaksanaan dari ujung utara sampai ke selatan Bunda Bumi.

Satu lagi, Reni (tahu dong orangnya...?) bergabung dengan keluarga besar PPIA setelah diboyong Toni dari Bengkulu,...or Manado? Bulan madu nih? Kayaknya bukan, tapi tahun madu katanya.

Semoga semuanya betah di tropical north Queensland ini.

© PPIA-JCU

Saturday, August 02, 2008

Johanna Kodoatie bagi-bagi ilmu



PPI JCU kembali menggelar acara forum diskusi ilmiah yang juga dihadiri masyarakat Indonesia di Townsville. Tepat 1 hari menjelang kepulangannya, alumni PPI JCU mantan Presiden PPI JCU 2005 Johanna Maria Kodoatie menyempatkan diri untuk berbagi waktu dan ilmu memberi seminar mengenai "Efektivitas dan efisiensi distribusi minyak tanah bersubsidi" dan "Kajian instrumen kebijakan fiskal dalam rangka mengatasi climate change". Menarik dan mengundang ide serta diskusi diantara para peserta seminar. Keduanya merupakan penelitian kerjasama antara FE UNDIP bekerjasama dengan Badan Kebijakan Fiskal Kementrian Keuangan RI. Well done Johanna ..!!

Selamat jalan Mba Jo, have a safe trip to Indonesia.
Terima kasih atas kontribusi yang telah di berikan selama waktumu disini ditengah kesibukan.
Kami akan merindukan suara merdu mu, Mba.
Sukses !!

Photo: Dian

© PPIA-JCU

Saturday, July 05, 2008

Indonesian Festival 2008




Indonesian Student Association of James Cook University - PPIA JCU and The Embassy of The Republic of Indonesia, Canberra proudly present IndoFest 2008, the annual event of the North Queensland Indonesian Festival. This is the celebration of the 63th Indonesian Independence Day. We are Promoting Tropical Indonesia in Tropical North Queensland by addressing the challenge of cultural diversity through the multitude of material and immaterial attributes of arts and culture as well as ecotourism potency of Indonesian nature. For more info about IndoFest 2008 please visit our website: http://indofest-northqueensland.blogspot.com/.




The Committee
Chairperson: Maulita Sari Hani
Secretary: Zainul Hidayah
Treasurer : Annie Daryani
Events : Etha Eldridge (Coordinator), Vina Birbeck,
Johanna Kodoatie, Nurhayati Oakley
Community Affairs: Dian Latifah
Catering: Aji Harlawati (Coordinator), Yuli Santoso,
Yanti Thoha, Fera Pattinasarany
Operational Manager: Lintang Adi Pradana
General Affair: Ardi Widiyanto, M. Lukman,
Yusuf Martyastiadi, Erwin Imam Santoso
Publication / Stage Manager:Gustaf Mamangkey
Transportation :Yansen Thoha, Warni Foster
Documentation :Daniel Stassen (Coordinator), Joshua Mark



Acknowledgment
It is a pleasure to thank a number of institutions who made this event possible. We are deeply sincere gratitude to The Embassy of the Republic of Indonesia in Canberra that has been supporting us for these current years by giving encouraging inspiration and grants for the event improvements. We also want to express our sincere thanks the Townsville City Council for giving us permission to commence this event, supported us with grant, and offered suggestions with regards to the event program developments. We wish to thank the other sponsors as well include James Cook University International Student Centre (JCU ISA), James Cook University Student Association (JCU SA), The Consulate General of the Republic of Indonesia in Sydney, The Australian Army, 4TO FM, Miss Sushi, and The Indonesian Community North Queensland for the grant support. We would like to give warm thank to LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia), DKP (Departemen Kelautan dan Perikanan) Raja Ampat, PPIA (Persatuan Pelajar Indonesia Australia) Pusat - Canberra, and Riverway for the contributions made to the Indonesian Festival 2008. In addition, we also want to give our sincere gratitude to the guest performers: Alex Salvador from The Rhythm Connection, Stephanie and Lily from The Ngulumburu Boonyah, and Celli from The Filipino- Australian Affiliation of NQ, Inc. (FAANQ) for the outstanding performances in IndoFest 2008 adding more color to our event. Without the sponsors, partners, guest performers and the team work of committee, it would not be possible to achieve the success of Indonesian Festival 2008.

Warm greetings between the two nations Indonesia-Australia is reflected in the friendship remarks addressed by Cr Dale Last (Councillor of Townsville City Council) and Mr Edy Wardoyo
(Acting of Consulate General / Consul for Consular Affairs). Other representatives of The Indonesian General Consulate - Sydney are Mr Johhny Anwar Radjadin (Consul for Immigration Affairs) and Mr Fery Iswandy (Vice Consul for Protocol and Consular Affairs).

Photos:
http://ppiajcu.multiply.com/photos/album/34/Album_28_Indonesian_Festival_2008
http://www.flickr.com/photos/soundo_obuzz/
Photo courtesy: Yusuf 'G-peng' Martiyastiadi, Joshua Mark, Dian Latifah, M. Lukman

© PPIA-JCU

Wednesday, May 07, 2008

Myanmar, tetangga kita...

Sepertinya bencana tak pernah putus. Kali ini dia meluluhlantakkan sebagian Delta Irrawaddy di Myanmar dan Cyclone Nargis adalah biangnya. Amarah alam karena mungkin ada sesuatu yang tak beres. Mungkin tak banyak dari kita yang bertemu rekan warga Myanmar di James Cook University, namun duka mereka adalah duka kita, duka bangsa serumpun, duka umat manusia.

Duka Myanmar, duka PPIA JCU juga!

Mari kita mengumpulkan donasi sekecil apapun itu sehingga mereka bisa membagi senyum, kelak.

© PPIA-JCU

Friday, May 02, 2008

video conference with SENO JOKO SUYONO (TEMPO journalist)

Indonesian students with AusAID Liaison Officer Alex Salvador and Dian behind the camera

Mas Seno di layar video conference


Hari ini, mewarnai Hari Pendidikan Nasional, kami mendapat kesempatan melakukan video conference dengan wartawan senior media tempo, mas SENO JOKO SUYONO. Dalam rangka kunjungannya ke australia, beliau menyempatkan diri berbincang-bincang & silaturahmi dan berdiskusi mengenai studi kami di JCU. Selebihnya, kami berdiskusi juga mengenai ketertarikan mas SENO tentang seni dan budaya Aborigin di Queensland.

Hadir ditengah keramaian conferensi, LO AusAid: Alex Salvador, Presiden PPIA: Agaphery Pattinasarany, beserta kedua mentrinya Zainul Hidayah dan Maulita Sari Hani serta turut diramaikan oleh para penasehat spiritual PPIA Dian Latifah, Gustaf Mamangkey, dan Desniwaty Karo-Karo :-).

Acara diakhiri dengan ramah tamah secangkir hot coffee, capucino dan chocolate di rococo cafe yang disponsori oleh Alex Salvador.

dilaporkan oleh: Maulita Sari Hani Photo: Dian Latifah Videos available (contact PPI JCU)


© PPIA-JCU

Sunday, April 20, 2008

Happy Birthday Presiden Baru 'Bung Eghy' plus Lintang-Mitha

Bila..
Bila Presidennya yang berultah..
dan kebetulan di awal kepengurusannya.. maka sekaliguslah membentuk jajaran kementerian selain Bendahara Annie Daryani dan Sekretaris Zainul Hidayah dan Antonius Ola, sbb:

Menteri Olahraga: Lintang Adi Pradana
Menteri Penerangan (Publikasi dan Informasi): Puji Prihatinningsih
Menteri Seni dan Budaya: Maulita Sari Hani
Menteri Urusan Umum dan Sosial: Yansen

Selamat..!!

Bila..
Bila Presiden PPI JCU yang berultah..
ternyata meriah sekali karena Mitha dan Lintang juga berultah 2 hari lalu
Eghy, Mitha dan Lintang pun masing2 memberikan sekapur sirih apa yang telah dicapai, target dan resolusi.

Bila..
Bila yang berultah 3 orang..
seru makanannya: pizza 2 lantai (ground floor ama top floor), rujak Mitha-Puji-Thessy (soalnya Mitha ngidam heheh..), martabak telor - Dian.

Happy Birthday Eghy, Lintang, Mitha..!!!
Zainul pun turut bahagia lantaran bisa menyanyikan lengkap 'Aku Kau dan Bekas Pacarmu' - Iwan Fals secara lengkap.. tak lagi berakhir dengan.. "tabir gelap.."

© PPIA-JCU